tamasya_surga.jpg

Alhamdulillah segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita Rasulullah SAW, beserta para sahabat, keluarga dan orang-orang yang senantiasa berpegang teguh kepada Islam hingga hari akhir nanti. Tulisan berikut ini merupakan kutipan dari sebuah buku karangan seorang ulama besar, yaitu Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah, dengan judul asli “Hadil Arwaah Ila Biladil Afraah” yang diterjemahkan oleh penerjemahnya ke dalam bahasa Indonesia dengan judul “Tamasya ke Surga”. Semoga beberapa kutipan ini nantinya dapat memberikan hiburan buat kita orang beriman, sebagaimana yang beliau Ibnu Qayyim sampaikan dalam kata pengantarnya, “Buku ini adalah hiburan (refreshing) penyejuk hati bagi orang yang gundah gulana dan kado bingkisan bagi orang yang merindukan pengantin-pengantin bermata jelita di surga. Selamat menikmati ……..

Eksistensi Surga

Para sahabat Nabi Muhammad SAW, para tabi’in dan tabi’ tabi’in, Ahlus-Sunnah dan Ahlul Hadits seluruhnya termasuk para fuqaha, meyakini eksistensi surga dan mengesahkannya berdasarkan nash-nash (teks-teks) Al-Qur’an, Sunnah dan informasi para rasul terdahulu dan terakhir. Para rasul tanpa terkecuali mengajak umat manusia kepada surga. Mereka membeberkan profil surga dengan utuh kepada mereka.

Dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim, disebutkan hadits dari Abdullah bin Umar Radhiyallahu Anhuma bahwa Rasulullah SAW bersabda :

“Sesungguhnya jika salah seorang dari kalian meninggal dunia, maka kursinya diperlihatkan kepadanya setiap pagi dan petang. Jika ia penghuni surga, maka ia adalah penghuni surga. Jika ia penghuni neraka, maka ia adalah penghuni neraka. Kemudian dikatakan, ‘Inilah kursimu hingga Allah Ta’ala membangkitkanmu pada Hari Kiamat nanti’.” (Diriwayatkan Bukhari dan Muslim).

Dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim, disebutkan hadits dari Anas bin Malik Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah SAW bersabda :

“Sesungguhnya jika jenazah telah ditempatkan dalam kuburnya dan orang-orang yang mengurusnya pergi daripadanya, maka ia mendengar suara sandal mereka. ” Kata Rasulullah SAW lebih lanjut, “Lalu datang kepadanya dua malaikat dan duduk didekatnya. Keduanya bertanya, ‘Apa pendapat Anda terhadap orang ini?” Kata Rasulullah SAW, “Jika ia Mukmin maka ia menjawab, ‘Aku bersaksi bahwa ia adalah hamba Allah dan utusan-Nya’.” Rasulullah SAW menjelaskan lebih lanjut, “Kemudian kedua malaikat tersebut berkata kepadanya, ‘Lihat kursimu di neraka ini, sesungguhnya Allah telah menggantinya dengan kursi dari surga. ‘Kemudian Rasulullah SAW berkata bahwa kemudian orang tersebut melihat kedua kursi tersebut.” (Diriwayatkan Bukhari dan Muslim).

Dalam Musnad Imam Ahmad, Sunan Abu Daud dan Sunan Nasa’i, disebutkan hadits dari Abdullah bin Amr RA, bahwa rasulullah SAW bersabda :

“Demi Dzat yang jiwaku ada di Tangan-Nya, sesungguhnya surga telah didekatkan kepadaku hingga aku mengulurkan kedua tanganku untuk memetik salah satu kembangnya. Sungguh neraka juga didekatkan kepadaku hingga aku menjauh daripadanya takut kalau ia menimpa kalian.” (Diriwayatkan Ahmad, An-Nasa’i dan Abu Daud).

Dalam Shahih Muslim disebutkan hadits dari Anas bin Malik RA, yang berkata :

“Pada suatu hari setelah iqamah, Rasulullah SAW berkata, “Wahai manusia sesungguhnya aku adalah imam kalian. Oleh karena itu, janganlah kalian mendahuluiku dalam ruku’ dan sujud. Kalian jangan mengangkat kepala sebelumku, karena sesungguhnya aku bisa melihat kalian dari depan dan belakangku. Demi Dzat yang jiwaku berada dalam genggaman Tangan-Nya, jika kalian melihat apa yang aku lihat, pasti kalian tertawa sedikit dan sering menangis.’ Para sahabat bertanya, ‘Apa yang baginda lihat wahai Rasulullah?’ Rasulullah SAW bersabda, ‘Aku melihat surga dan neraka’.” (Diriwayatkan Muslim dan Darimi).

Wallahu’alam…..

 

 

 


  1. syaiful

    Allhamdulilah…….

  2. davie

    mw donk pa lg di temeni ma bidadari bidadari yang cantik




Leave a Comment