Manusia adalah mahluk sosial, mahluk yang tidak akan bisa atau bertahan hidup tanpa adanya mahluk lain seperti : manusia, hewan, atau tumbuhan. Karena fitrahnya yang demikian maka dipastikan dibutuhkan suatu aturan yang diperlukan untuk mengatur pola hubungan diantara mahluk-mahluk yang ada di muka bumi ini.
Demikian pula halnya dengan kita yang hidup dalam sebuah negara. Dibutuhkan sebuah aturan yang disepakati untuk dapat mengatur pola hubungan bukan saja yang menyangkut manusia namun juga menyangkut segala sumber daya ataupun potensi bangsa yang ada di dalamnya termasuk diantaranya sumber daya alam, hewan, tumbuhan, dan lain sebagainya, guna mendapatkan kesejahteraan dan kemaslahatan seperti yang dicita-citakan bersama. Semua itu diperlukan supaya jangan ada yang mendominasi sehingga bisa tercipta masyarakat yang tidak ideal, ada masyarakat yang hidup bermewah-mewah namun ada juga masyarakat yang hidup sangat miskin, ada sebuah daerah yang kaya akan sumber daya alam sehingga punya pendapatan yang besar, namun ada juga daerah yang miskin serta banyak yang kelaparan. Sehingga kehidupan menjadi tidak harmoni tercipta kesenjangan sosial yang kalau dibiarkan akan menyebabkan terjadinya kekacauan dan konflik yang membuat kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara akan menjadi jauh dari cita-cita mendapatkan kesejahteraan dan kemaslahatan bagi seluruh rakyat seperti yang dicita-citakan tadi.
Untuk dapat mewujudkan semua hal tersebut dibutuhkan adanya kebersamaan dan kepemimpinan. Kebersamaan dalam arti semua mahluk dalam negara tersebut memiliki perasaan yang sama, cita-cita yang sama, semangat yang sama, dalam rangka saling melengkapi, saling membantu, dan mewujudkan sebuah kesejahteraan dan kemaslahatan seperti yang dicita-citakan bersama. Kepemimpinan diperlukan dalam rangka memberikan arah dan panduan, bimbingan dan pembinaan agar jalannya bahtera negara mencapai tujuan seperti yang diamanatkan oleh semua mahluk di negara itu kepada para pemimpinnya.
Karena pentingnya peran pemimpin dalam menentukan pencapaian tujuan dan cita-cita tersebut, maka rakyat banyak berharap pada para pemimpin. Pemimpin yang dengannya rakyat mendapatkan semua kebutuhan hidupnya, pemimpin yang dengannya bangsa memiliki kehormatan, martabat dan disegani oleh bangsa lain, pemimpin yang menjalankan hukum dengan seadil-adilnya, dan masih banyak lagi harapan rakyat kepada para pemimpin bangsa dan negara.
Peran dan tanggung jawab tersebut harus dimiliki dan dipahami oleh para calon pemimpin, agar dalam memimpin ia dapat menjadikannya sebagai ladang untuk menanam kebaikan dan mengantarkan rakyat dan bangsanya menuju kehidupan sejahtera dan menumbuhkan banyak kemaslahatan seperti yang dicita-citakan.



No Comments Yet