Ada Neraka di Ruang 401

Sudah dua hari ini Jakarta diwarnai demo mahasiswa menuntut pemerintahan SBY-JK untuk menurunkan harga BBM. Mahasiswa sebuah perguruan tinggi di kampus yang terletak di salah satu pintu masuk ke kota Jakarta berdemo menyuarakan tuntutan mereka (rakyat) dan melengkapi aksi mereka dengan beragam tindakan mulai dari berorasi di depan umum, menutup jalan, membakar ban, dan segala aktifitas lainnya sambil terus menyuarakan tuntutan mereka. Akibatnya jalan akses keluar dan masuk ke kota Jakarta menjadi macet nggak karuan karena aksi demo tersebut. Pagi ini saja banyak kawan-kawan di kampus yang terlambat masuk dikarenakan tertutupnya jalan atau ada pengalihan rute perjalanan karena jalan yang biasa mereka akses tidak dapat dilewati seperti biasa, sehingga dibutuhkan tambahan waktu yang tidak sedikit untuk sampai ke tujuan. Pagi itu saya sibuk mendengarkan cerita teman-teman yang dengan ekspresi kesal dan kelelahan menceritakan pengalamannya masing-masing pada saat berusaha terlepas dari akibat penutupan jalan dan pengalihan rute di pagi hari yang mengagetkan itu. Saya tidak merasakan kejadian seperti yang mereka alami, karena memang rute yang saya tempuh tidak melewati lokasi tersebut. Alhamdulillah.

Setelah cerita teman-teman itu selesai kamipun kembali sibuk dengan aktifitas masing-masing. Saya pun demikian, seperti biasa sesuai jadwal hari itu ada jam mengajar di ruang 401. Maka saya pun bersiap-siap. Ruang 401 tempat dimana saya mengajar hari itu terletak di lantai 4 kampus kami sehingga dibutuhkan energi yang cukup lumayan untuk mencapai ruang tersebut. Dengan terengah-engah sampailah saya di depan ruang itu dengan disambut wajah-wajah yang penuh dengan peluh dan keringat para mahasiswaku. Saya agak kaget dengan ekspresi mereka yang tidak seperti biasa. Saya pun mencari tahu dengan bertanya kepada mereka. Apa yang menyebabkan wajah-wajah yang biasanya cerah dan ceria berubah menjadi wajah-wajah yang bermandikan peluh dan keringat seperti itu. “AC mati Pak!”, demikian kata mereka. Memang di kampus kami semua ruangan kelasnya di disain dengan dilengkapi pendingin ruangan dan tanpa jendela, sehingga akibatnya pada saat terjadi gangguan pada pendingin ruangan maka ruangan kelas itu menjadi pengap dan panas. Sambil bercanda seorang mahasiswa bilang bahwa kelas panas itu kondisinya seperti dalam neraka. Dan saya pun tersenyum mendengarnya.

Setelah kejadian itu masih teringat dalam pikiran saya kata-kata itu (seperti dalam neraka). Mengapa orang selalu mengaitkan kondisi-kondisi yang tidak enak, panas, pengap dengan kondisi di dalam neraka. Seakan-akan sepakat bahwa neraka adalah tempat yang tidak nyaman, tidak mengenakan dan penuh dengan kesengsaraan. Waktu pun terus berjalan, sambil menunggu waktu pulang setelah sholat ashar saya pun membuka Al-Qur’an terjemahan Departemen Agama, untuk mencari tahu hal-hal yang berkaitan dengan neraka. Ternyata saya dapati dalam banyak ayat Allah SWT menjelaskan dan menerangkan tentang neraka. Seperti firman-Nya:

“Dan apabila dikatakan kepadanya: “Bertakwalah kepada Allah”, bangkitlah kesombongannya yang menyebabkannya berbuat dosa. Maka cukuplah (balasannya) neraka Jahannam. Dan sungguh neraka Jahannam itu tempat tinggal yang seburuk-buruknya.”(QS Al-Baqarah 2:206)

“Ia berjalan di muka kaumnya di hari kiamat lalu memasukkan mereka ke dalam neraka. Neraka itu seburuk-buruk tempat yang didatangi.”(QS Huud 11:98)

“Dikatakan (kepada mereka): “Masukilah pintu-pintu neraka Jahannam itu, sedang kamu kekal di dalamnya” Maka neraka Jahannam itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang menyombongkan diri.(QS Az Zumar 39:72)

“Dan supaya Dia mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang musyrik laki-laki dan perempuan yang mereka itu berprasangka buruk terhadap Allah. Mereka akan mendapat giliran (kebinasaan) yang amat buruk dan Allah memurkai dan mengutuk mereka serta menyediakan bagi mereka neraka Jahannam. Dan (neraka Jahannam) itulah sejahat-jahat tempat kembali.”(QS Al-Fath 48:6)

“…Mereka itulah orang-orang yang dijerumuskan ke dalam neraka. Bagi mereka (disediakan) minuman dari air yang sedang mendidih dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka dahulu.”(QS Al-An’aam 6:70)

“…Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka.”(QS Al-Hajj 22:19)

“…Katakanlah: “Apakah akan aku kabarkan kepadamu yang lebih buruk daripada itu, yaitu neraka?” Allah telah mengancamkannya kepada orang-orang yang kafir. Dan neraka itu adalah seburuk-buruknya tempat kembali.”(QS Al-Hajj 22:72)

Muka mereka dibakar api neraka, dan mereka di dalam neraka itu dalam keadaan cacat.”(QS Al-Mu’minuun 23:104)

Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, sedang neraka itu menggelegak,”(QS Al-Mulk 67:7)

Na’udzu billahi min dzalik. Ya Rabbi kami berlindung kepada-Mu dari besar dan kerasnya azab neraka. Ampunkan kami ya Allah. Tanpa terasa air mata menetes. Teringat akan diri ini. Usia semakin bertambah. Makin jauh melangkah, makin banyak yang dilihat, makin banyak pengalaman hidup, harapan sikap makin bijak. Beruntunglah orang-orang yang selalu mengambil hikmah dan pelajaran dari setiap episode kehidupan ini. Sebagai peringatan yang berharga agar tidak jatuh terperosok dalam jurang neraka. Episode kehidupan yang selalu menyisakan hikmah dibalik setiap kejadian. Sebagai pengingat agar kita selalu ingat kepada Allah SWT sang Maha Pencipta. Wallahu’alam

Salemba 22, 27 Mei 2008

http://panca.co.nr


  1. Assalamualaikum akhi,

    Sudah lama ya kita ngga ketemu. Sekarang masih di BSI ya? semoga silaturahmi dapat terus terjalin di dunia maya. kalo sempet mampir ya ke blog gue

    from your old friend

  2. wekekekee…… si bapak ini. dengan begitu kan kelas nya jadi di pindahin. eeeeeehhh……. akan tetapi dari pada yang mana oleh sebab akan tetapi….. (-_-!)…. dapet kelas nya panas2 juga….. huehehehehehe…….

    serba salah juga sieh ya pa’…. dingin, eh yang ada malah pada tidur…. panas, eh malah jadi pada rame kpanasan…. eeeyallaaaa….

    pa’ skalian ajarin sya dunks cara bkin2 blog nya… sya udah bkin tuh… pake multiply… nama nya 666demon.multiply.com… cman masih bingung mo di isi apa aja…. (-_-!)….

    tlung di bantuw ya pa’…. te rima ka sih…

  3. thanx atas komentarnya buat. Buat Bayu ente ada YM nggak biar kita bisa terus komunikasi.




Leave a Comment