<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Panca Hariwan</title>
	<atom:link href="http://belajarkomputersekarang.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://belajarkomputersekarang.wordpress.com</link>
	<description>Hari ini Harus lebih Baik dari Hari Kemarin</description>
	<lastBuildDate>Tue, 26 May 2009 01:29:16 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='belajarkomputersekarang.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/ccc42fafd5e78f933a7fcdcbd51419c4?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Panca Hariwan</title>
		<link>http://belajarkomputersekarang.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Dia yang hidup Kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya)…</title>
		<link>http://belajarkomputersekarang.wordpress.com/2009/04/04/dia-yang-hidup-kekal-lagi-terus-menerus-mengurus-makhluk-nya%e2%80%a6/</link>
		<comments>http://belajarkomputersekarang.wordpress.com/2009/04/04/dia-yang-hidup-kekal-lagi-terus-menerus-mengurus-makhluk-nya%e2%80%a6/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2009 23:25:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>panca</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tidak terkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarkomputersekarang.wordpress.com/?p=274</guid>
		<description><![CDATA[Bila kita perhatikan semua yang ada disekeliling kita terlihat sangat dinamis dan terus mengalami perubahan. Tanpa kita sadari usia kita terus bertambah, yang muda menjadi tua, yang kecil menjadi besar, yang remaja tumbuh dewasa demikianlah seterusnya. Semua keadaan itu tidak akan dapat berlangsung dengan baik dan sempurna apabila tidak ada yang merawat dan menjaganya. Siapakah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarkomputersekarang.wordpress.com&blog=1958378&post=274&subd=belajarkomputersekarang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-275" title="berisik-pas-sholat" src="http://belajarkomputersekarang.files.wordpress.com/2009/04/berisik-pas-sholat.jpg?w=114&#038;h=96" alt="berisik-pas-sholat" width="114" height="96" />Bila kita perhatikan semua yang ada disekeliling kita terlihat sangat dinamis dan terus mengalami perubahan. Tanpa kita sadari usia kita terus bertambah, yang muda menjadi tua, yang kecil menjadi besar, yang remaja tumbuh dewasa demikianlah seterusnya. Semua keadaan itu tidak akan dapat berlangsung dengan baik dan sempurna apabila tidak ada yang merawat dan menjaganya. Siapakah Dia sang penjaga yang telah merawat dan menjaga dengan segala kelembutan dan kasih sayang-Nya kepada kita dan seluruh alam semesta. Dialah Allah Ar-Rahman, Ar-Rahiim, yang memberi petunjuk kepada kita melalui kitab-Nya yang mulia. Tak ada keberatan dan kesusahan bagi-Nya dalam mengurus makhluq-Nya. Yang Maha mengetahui apa-apa yang akan berlaku bagi setiap makhluk-Nya. Sebagaimana firman-Nya dalam surat Al-Baqarah ayat 255 (QS 02:255) :</p>
<p style="text-align:justify;">“Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa&#8217;at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”</p>
<p style="text-align:justify;">Demikianlah Allah memberikan petunjuk-Nya kepada kita, agar kita selalu berada di atas jalan yang diridhai-Nya…..Amin Ya  Rabbal’alamin…</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/belajarkomputersekarang.wordpress.com/274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/belajarkomputersekarang.wordpress.com/274/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/belajarkomputersekarang.wordpress.com/274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/belajarkomputersekarang.wordpress.com/274/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/belajarkomputersekarang.wordpress.com/274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/belajarkomputersekarang.wordpress.com/274/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/belajarkomputersekarang.wordpress.com/274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/belajarkomputersekarang.wordpress.com/274/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/belajarkomputersekarang.wordpress.com/274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/belajarkomputersekarang.wordpress.com/274/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarkomputersekarang.wordpress.com&blog=1958378&post=274&subd=belajarkomputersekarang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarkomputersekarang.wordpress.com/2009/04/04/dia-yang-hidup-kekal-lagi-terus-menerus-mengurus-makhluk-nya%e2%80%a6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3b065f815fe95a7d7f177c08e6190592?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">panca</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://belajarkomputersekarang.files.wordpress.com/2009/04/berisik-pas-sholat.jpg?w=114" medium="image">
			<media:title type="html">berisik-pas-sholat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengambil pelajaran dari setiap kejadian…..</title>
		<link>http://belajarkomputersekarang.wordpress.com/2009/04/04/mengambil-pelajaran-dari-setiap-kejadian%e2%80%a6/</link>
		<comments>http://belajarkomputersekarang.wordpress.com/2009/04/04/mengambil-pelajaran-dari-setiap-kejadian%e2%80%a6/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2009 15:53:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>panca</dc:creator>
				<category><![CDATA[dakwah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarkomputersekarang.wordpress.com/?p=270</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah segala puji bagi Allah SWT Rabb seru sekalian alam. Shalawat dan salam marilah kita haturkan kepada junjungan kita Rasulullah SAW. Teriring doa dan harapan kiranya Allah selalu memberikan Rahmat dan limpahan kasih sayangnya kepada kita semua.
Bila kita renungkan, ternyata dalam kehidupan kita sekarang ini kita bukanlah umat, komunitas, ataupun sekelompok makhluq hidup yang pertama-tama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarkomputersekarang.wordpress.com&blog=1958378&post=270&subd=belajarkomputersekarang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-272" title="windowslivewritersiasiakahhaldasaryangkitapelajari-7b8cpelajaran-21" src="http://belajarkomputersekarang.files.wordpress.com/2009/04/windowslivewritersiasiakahhaldasaryangkitapelajari-7b8cpelajaran-21.jpg?w=128&#038;h=84" alt="windowslivewritersiasiakahhaldasaryangkitapelajari-7b8cpelajaran-21" width="128" height="84" />Alhamdulillah segala puji bagi Allah SWT Rabb seru sekalian alam. Shalawat dan salam marilah kita haturkan kepada junjungan kita Rasulullah SAW. Teriring doa dan harapan kiranya Allah selalu memberikan Rahmat dan limpahan kasih sayangnya kepada kita semua.<br />
Bila kita renungkan, ternyata dalam kehidupan kita sekarang ini kita bukanlah umat, komunitas, ataupun sekelompok makhluq hidup yang pertama-tama ada di muka bumi Allah ini. Sebelum kita telah ada dan hidup selama berabad-abad lamanya bangsa-bangsa ataupun umat-umat terdahulu. Secara otomatis kehidupan mereka itu dapat menjadi referensi dan pelajaran maupun acuan hidup bagi kita semua agar dapat menjalani kehidupan kita pada masa sekarang ini menjadi lebih baik dan lebih berkualitas dibandingkan dengan masa mereka orang-orang terdahulu itu. Sebagaimana firman Allah SWT dalam kitab-Nya yang mulia yaitu pada surat Al-Baqarah ayat ke-66 (QS 02:66) :<br />
“Maka Kami jadikan yang demikian itu peringatan bagi orang-orang dimasa itu, dan bagi mereka yang datang kemudian, serta menjadi pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.”<br />
Demikianlah Allah memberikan petunjuk-Nya kepada kita, agar kita selalu berada di atas jalan yang diridhai-Nya…..Amin Ya  Rabbal’alamin…</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/belajarkomputersekarang.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/belajarkomputersekarang.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/belajarkomputersekarang.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/belajarkomputersekarang.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/belajarkomputersekarang.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/belajarkomputersekarang.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/belajarkomputersekarang.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/belajarkomputersekarang.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/belajarkomputersekarang.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/belajarkomputersekarang.wordpress.com/270/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarkomputersekarang.wordpress.com&blog=1958378&post=270&subd=belajarkomputersekarang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarkomputersekarang.wordpress.com/2009/04/04/mengambil-pelajaran-dari-setiap-kejadian%e2%80%a6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3b065f815fe95a7d7f177c08e6190592?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">panca</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://belajarkomputersekarang.files.wordpress.com/2009/04/windowslivewritersiasiakahhaldasaryangkitapelajari-7b8cpelajaran-21.jpg?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">windowslivewritersiasiakahhaldasaryangkitapelajari-7b8cpelajaran-21</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ikhlas dalam beramal</title>
		<link>http://belajarkomputersekarang.wordpress.com/2009/03/16/ikhlas-dalam-beramal/</link>
		<comments>http://belajarkomputersekarang.wordpress.com/2009/03/16/ikhlas-dalam-beramal/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2009 03:51:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>panca</dc:creator>
				<category><![CDATA[dakwah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarkomputersekarang.wordpress.com/?p=262</guid>
		<description><![CDATA[Ikhlas merupakan suatu kalimat yang sering kita dengar dan tidak asing lagi ditelinga kita. Bahkan sering menjadi bahasan atau tema dalam kajian kajian maupun dalam taklim taklim yang diadakan ditengah-tengah masyarakat. Hal ini bisa jadi dikarenakan Ikhlas merupakan suatu masalah yang sangat penting dan essensial karena akan sangat berpengaruh terhadap kualitas amal kita di hadapan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarkomputersekarang.wordpress.com&blog=1958378&post=262&subd=belajarkomputersekarang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-263" title="toilet1" src="http://belajarkomputersekarang.files.wordpress.com/2009/03/toilet1.jpg?w=188&#038;h=300" alt="toilet1" width="188" height="300" />Ikhlas merupakan suatu kalimat yang sering kita dengar dan tidak asing lagi ditelinga kita. Bahkan sering menjadi bahasan atau tema dalam kajian kajian maupun dalam taklim taklim yang diadakan ditengah-tengah masyarakat. Hal ini bisa jadi dikarenakan Ikhlas merupakan suatu masalah yang sangat penting dan essensial karena akan sangat berpengaruh terhadap kualitas amal kita di hadapan Allah SWT.</p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;" lang="en-US">Maka tak heran kalau kita perhatikan dalam menyusun suatu kitab hadits para ulama kita selalu menempatkan bab Ikhlas atau bab niat sebagai bab yang mengawali pembahasan dalam kitab-kitab hadits tersebut. Seperti dalam Hadits Arbainnya Imam Nawawi dan Riyadhus-Shalihin dapat kita temui pembahasan awalnya selalu diawali dengan bab Ikhlas atau bab niat.<span id="more-262"></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;" lang="en-US">Ada contoh sederhana dari seorang teman yang mungkin dapat kita jadikan gambaran atau analogi untuk menggambarkan suatu amal yang Ikhlas bahkan sangat-sangat ikhlas kita lakukan. Mohon maaf kalau contoh ini bagi sebagian pembaca dianggap kurang berkenan. Teman saya ini mencontohkan amal yang Ikhlas itu dengan seseorang yang sedang dalam perjalanan dan tiba-tiba sakit perut dan mau “BAB”, maka kira-kira apa yang akan dia lakukan. Hal pertama yang mungkin dia lakukan adalah bertanya kekanan dan kekiri dimana toilet dan mungkin bertanya kepada orang yang relatif dia kenal dan juga dengan suara yang lirih berbisik-bisik khawatir diketahui banyak orang. Setelah jelas posisi dan lokasi toilet dengan jurus langkah seribu kita akan bersegera untuk menuju kesana dengan harapan segera tertunaikan hajat kita dan mudah-mudahan nggak pake ngantri. Setelah sampai kita masuk dan kita buang segala hal yang mengganjal perut kita, dan setelah itu kita bersihkan segalanya lalu keluar dengan perasaan yang lega tanpa perasaan kehilangan apapun yang kita miliki plus yang terpenting adalah tak ada sedikitpun keinginan dari kita untuk menceritakan apa-apa yang kita alami didalam sana kepada orang lain. Luar Biasa&#8230;&#8230;</p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;">
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/belajarkomputersekarang.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/belajarkomputersekarang.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/belajarkomputersekarang.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/belajarkomputersekarang.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/belajarkomputersekarang.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/belajarkomputersekarang.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/belajarkomputersekarang.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/belajarkomputersekarang.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/belajarkomputersekarang.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/belajarkomputersekarang.wordpress.com/262/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarkomputersekarang.wordpress.com&blog=1958378&post=262&subd=belajarkomputersekarang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarkomputersekarang.wordpress.com/2009/03/16/ikhlas-dalam-beramal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3b065f815fe95a7d7f177c08e6190592?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">panca</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://belajarkomputersekarang.files.wordpress.com/2009/03/toilet1.jpg?w=188" medium="image">
			<media:title type="html">toilet1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Serial Empat Imam Mazhab (2)</title>
		<link>http://belajarkomputersekarang.wordpress.com/2009/01/10/serial-empat-imam-mazhab-2/</link>
		<comments>http://belajarkomputersekarang.wordpress.com/2009/01/10/serial-empat-imam-mazhab-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Jan 2009 07:06:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>panca</dc:creator>
				<category><![CDATA[dakwah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarkomputersekarang.wordpress.com/?p=258</guid>
		<description><![CDATA[Imam Malik
Pada tahun 93 Hijriyah, lahirlah seorang anak laki-laki dari keluarga Anas yang tinggal di kota nabi, Madinah al Munawarrah. Kelak bayi ini tumbuh sebagai anak yang energik dan kuat. Sampai pada umur 10 tahun, terus-menerus ia disibukkan dengan mempelajari ilmu beladiri dan bermain. Suatu malam, selepas shalat Isya, ayahnya mengumpulkan anak-anaknya dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarkomputersekarang.wordpress.com&blog=1958378&post=258&subd=belajarkomputersekarang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h4><img class="alignleft size-medium wp-image-259" title="imam_malik" src="http://belajarkomputersekarang.files.wordpress.com/2009/01/imam_malik.jpg?w=134&#038;h=180" alt="imam_malik" width="134" height="180" />Imam Malik</h4>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Pada tahun 93 Hijriyah, lahirlah seorang anak laki-laki dari keluarga Anas yang tinggal di kota nabi, Madinah al Munawarrah. Kelak bayi ini tumbuh sebagai anak yang energik dan kuat. Sampai pada umur 10 tahun, terus-menerus ia disibukkan dengan mempelajari ilmu beladiri dan bermain. Suatu malam, selepas shalat Isya, ayahnya mengumpulkan anak-anaknya dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan seputar ilmu agama. Semua anak menjawab pertanyaan sang ayah dengan tepat, tapi tidak dengan anak yang satu ini. Ia tak bisa memberikan jawaban yang sempurna. Sang ayah tampak marah dan kecewa.<span id="more-258"></span></p>
<p>&#8220;Kau terlau asyik dengan merpatimu dan lalai menuntut ilmu yang akan menyelamatkanmu,&#8221; ujar sang ayah dengan nada keras. Perkataan sang ayah, membuatnya tak bisa tidur. Risau, gelisah, dan tak tenang, itulah yang dirasakan anak muda yang kelak dalam sejarah umat Islam mengenalnya sebagai pendiri mazhab, Imam Malik.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Semalaman ia renungkan perkataan sang ayah. Sampai Subuh, tak sekejap pun ia bisa memejamkan mata. Maka, selepas shalat Subuh, Imam Malik muda menemui ibundanya dan menuturkan kegundahannya. &#8220;Ibu, insya Allah setelah shalat Subuh aku mau pergi menuntut ilmu,&#8221; ujarnya.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Sang ibu gembira dan bahagia mendengarnya. &#8220;Kalau begitu, kemarilah. Pakailah pakaian para pencari ilmu kata ibunda. Kemudian Imam Malik dipakaikan pakaian yang paling bagus yang dimilikinya. Memakai surban yang paling bagus yang pernah ia punya. Dan sang ibu tak lupa mengolesi minyak wangi di tubuhnya. Ilmu adalah sesuatu yang mulia, maka datangilah ilmu dengan kemuliaan yang kita punya.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Selepas shalat Subuh, Imam Malik muda lalu melangkahkan kakinya menuju rumah Ibnu Hurmuz, seorang yang masuk dalam generasi tabi&#8217;in, orang-orang setelah generasi sahabat. Ibnu Hurmuz adalah seorang yang memiliki pengaruh yang sangat besar dalam bidang ilmu agama di Madinah. Namanya selalu dijadikan rujukan, setiap masalah. Dan Imam Malik, menimba ilmu darinya.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Imam Malik belajar kepada Ibnu Hurmuz selepas shalat Subuh sampai masuk waktu Dzuhur. Bahkan, kadang Imam Malik masuk ke rumah Ibnu Hurmuz di pagi buta dan tak keluar sampai malam sudah gelap gulita. Proses menuntut ilmu seperti ini dilakukan oleh Imam Malik selama 13 tahun tanpa putus.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Selain kepada Ibnu Hurmuz, Imam Malik juga mempelajari hadits dan ilmu agama kepada seorang tabi&#8217;in lain bernama Nafi, seorang pembantu Abdullah ibnu Umar, salah seorang sahabat nabi, anak dari Umar bin Khattab. Nafi dalam ilmu hadits ditempatkan pada posisi yang sangat penting. Misalnya, Imam Bukhari pernah mengatakan, &#8220;Sanad yang paling shahih adalah dari Malik, dari Nafi, dari Ibnu Umar dan dari Rasulullah SAW.&#8221;</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Imam Malik sering kali mendatangi nafi ketika siang hari, dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepadanya. &#8220;Bagaimana pendapat Ibnu Umar tentang hal ini dan hal itu.&#8221;</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Tak hanya mengenakan busana yang terbaik, Imam Malik juga melengkapi dirinya dengan inovasi-inovasi terbaru yang ia gagas untuk memudahkan ia mengingat ilmu. Ia membuat bantal yang berisi jerami sebagai tempat duduk saat halaqah. Terkadang bantal itu beralih fungsi sebagai penahan dingin di musim dingin. Imam Malik juga selalu membawa tali yang ia ikat dengan simpul-simpul. Jumlah simpul sama dengan jumlah sanad dalam sebuah hadits. Satu simpul mewakili satu sanad, dan itu memudahkannya dalam mengingat.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Selain kepada Ibnu Hurmuz dan Nafi, Imam Malik juga belajar pada Rabi&#8217;ah ar Ra&#8217;yi atau Rabi&#8217;ah bin Abi Abdurrahman salah seorang generasi tabi&#8217;in yang sangat tinggi akhlaqnya dan sangat kokoh menjaga etika. Ketika gurunya yang satu ini meninggal, Imam Malik berkata dengan nada sedih, &#8220;Manisnya fiqih telah hilang sejak kematian Rabi&#8217;ah bin Abi Abdurrahman.&#8221;</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Imam Malik sangat menyayangi gurunya, Rabi&#8217;ah ar Ra&#8217;yi. Demikian pula Rabi&#8217;ah ar Ra&#8217;yi juga mencintai Imam Malik. Sampai-sampai, setiap kali Imam Malik datang ke halaqahnya, maka Rabi&#8217;ah ar Ra&#8217;yi akan berkata, &#8220;Orang cerdas datang.&#8221;</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Imam Malik nyaris tak pernah belajar jauh dari kota Madinah. Salah satu sebabnya, para ulama dan ahli ilmu belum menyebar sampai ke pelosok yang jauh. Tapi, bukan berarti Imam Malik tak melakukan pengembaraan. Imam Malik melakukan pengembaraan intelektual yang sangat besar dan luas. Ia belajar tak kurang kepada 900 syaikh dan ahli hadits, 70 di antaranya adalah para tabi&#8217;in yang pernah berguru langsung kepada para sahabat Rasulullah SAW. Tak hanya penjelajahan ilmu, Imam Malik juga menjelajah untuk menyampaikan nasehatnya kepada para raja dan sultan.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Imam Malik mengajarkan, agar kita sebagai murid berhati-hati memilih guru. &#8220;Sesungguhnya ilmu ini adalah agama. Maka perhatikanlah darimana kalian mengambil agama kalian.&#8221;</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Imam Malik sangat mencintai dan menghargai Rasulullah SAW. Sampai-sampai, selama di Madinah, Imam Malik tak pernah menunggang kuda, onta atau kendaraan yang lainnya, &#8220;Aku tidak mau naik kendaraan di mana jasad Rasulullah SAW dimakamkan.&#8221;</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Tak hanya soal berkendara, bukti cintanya kepada Rasulullah SAW juga tampak ketika Imam Malik menyampaikan hadits. Ketika ia membacakan hadits, Imam Malik selalu lebih dulu mandi, bersuci,membakar wangi-wangian, memakai minyak wangi, duduk sempurna, merapikan jenggotnya, baru ia mulai membaca hadits. &#8220;Aku menghormati Rasulullah, dan tak mau menyampaikan hadits kecuali dalam keadaan benar-benar bersuci,&#8221; ujarnya.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Maka tak heran, jika dari pribadi seperti ini lahirlah murid-murid yang juga mulia. Salah satunya adalah Imam Syafi&#8217;i Rahimahumullah.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-size:xx-small;"><strong>Disadur dari :</strong></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-size:xx-small;"><strong>Majalah Sabili. Special Edition. The Great Muslim Travelers. No.13 TH.XVI. 15 Januari 2009/18 Muharram 1430 </strong></span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/belajarkomputersekarang.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/belajarkomputersekarang.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/belajarkomputersekarang.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/belajarkomputersekarang.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/belajarkomputersekarang.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/belajarkomputersekarang.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/belajarkomputersekarang.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/belajarkomputersekarang.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/belajarkomputersekarang.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/belajarkomputersekarang.wordpress.com/258/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarkomputersekarang.wordpress.com&blog=1958378&post=258&subd=belajarkomputersekarang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarkomputersekarang.wordpress.com/2009/01/10/serial-empat-imam-mazhab-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3b065f815fe95a7d7f177c08e6190592?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">panca</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://belajarkomputersekarang.files.wordpress.com/2009/01/imam_malik.jpg?w=224" medium="image">
			<media:title type="html">imam_malik</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Serial Empat Imam Mazhab (1)</title>
		<link>http://belajarkomputersekarang.wordpress.com/2009/01/04/serial-empat-imam-mazhab-1/</link>
		<comments>http://belajarkomputersekarang.wordpress.com/2009/01/04/serial-empat-imam-mazhab-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Jan 2009 06:13:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>panca</dc:creator>
				<category><![CDATA[dakwah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarkomputersekarang.wordpress.com/?p=251</guid>
		<description><![CDATA[
Imam Abu Hanifah.
Lelaki yang mulia ini bukan orang Arab. Dia Ajam, lahir dari ayah keturunan Persia, tepatnya berdarah Afghanistan. Namanya Nu&#8217;man bin Tsabit bin Zautha bin Mah, tapi sejarah lebih mengenalnya dengan panggilan Imam Abu Hanifah atau Imam Hanafi. Lahir pada tahun 80 Hijriyah, 10 tahun setelah wafatnya Rasulullah SAW.
Pada umur ke-16, Imam Hanafi muda [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarkomputersekarang.wordpress.com&blog=1958378&post=251&subd=belajarkomputersekarang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">
<h4><img class="alignleft size-full wp-image-255" title="90fa469e63b55480c94f1be070a57a12" src="http://belajarkomputersekarang.files.wordpress.com/2009/01/90fa469e63b55480c94f1be070a57a12.jpg?w=155&#038;h=135" alt="90fa469e63b55480c94f1be070a57a12" width="155" height="135" />Imam Abu Hanifah.</h4>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Lelaki yang mulia ini bukan orang Arab. Dia Ajam, lahir dari ayah keturunan Persia, tepatnya berdarah Afghanistan. Namanya Nu&#8217;man bin Tsabit bin Zautha bin Mah, tapi sejarah lebih mengenalnya dengan panggilan Imam Abu Hanifah atau Imam Hanafi. Lahir pada tahun 80 Hijriyah, 10 tahun setelah wafatnya Rasulullah SAW.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Pada umur ke-16, Imam Hanafi muda menunaikan haji ke tanah suci. Begitu muda pergi menunaikan ibadah haji dengan satu niat suci, membersihkan dosa-dosa dan mengikat janji suci dengan Allah untuk melakukan perbuatan mulia. Dari Kufah di Irak, Imam Hanafi memulai perjalanannya.<span id="more-251"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam perjalanan pulang hajinya, Imam Hanafi muda mendapat mimpi yang membuatnya sangat gundah. Ia bermimpi, di Madinah dirinya membongkar makam Rasulullah dan mengeluarkan jasad beliau yang suci. Mimpi ini membuatnya tak tenang. Di Basrah ia mencari seorang ulama yang terkenal, Ibnu Sirin, penakwil mimpi yang hidup pada zaman itu.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Lewat bibir Ibnu Sirin, Imam Hanafi mendapatkan arti mimpinya. &#8220;Jika mimpi itu benar, hendaknya pemilik mimpi itu, menghidupkan sunnah Rasulullah SAW dan ia akan mendapatkan limpahan ilmu yang belum pernah didapat oleh siapapun.&#8221; ungkap Ibnu Sirin pada Imam Hanafi muda.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Hati yang gundah itu kini berganti rasa gembira tiada tara. Mimpi inilah yang mendorong Imam Hanafi untuk mempelajari ilmu agama, menghadiri halaqah para ulama dan berburu ilmu kepada siapa saja yang ia anggap mampu. Semasa hidupnya, Imam Hanafi sempat mendapat ilmu dari empat orang sahabat nabi; Anas bin Malik dan Abdullah bin Abi Aufa di Kufah, Sahal bin Sa&#8217;ad di Madinah dan Abu Thufail bin Watsilah di Makkah. Imam Abu Hanifah juga sempat berguru pada generasi tabi&#8217;in senior semasa hidupnya.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Tempat-tempat jauh yang ditinggali para ulama besar didatanginya untuk berguru, sampai ia berumur 21 tahun dan merasa siapnt untuk memberi fatwa sendiri. Dengan kepercayaan diri yang tinggi, Imam Abu Hanifah menuju Basrah, siap menjawab seluruh pertanyaan umat.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">&#8220;Lalu mereka mengajukan pertanyaan, tetapi aku tidak memiliki jawaban. Hal ini memaksa aku untuk kembali dan tidak meninggalkan Hammad bin Abi Sulaim sampai akhir hayatnya. Aku menjadi muridnya selama 18 tahun,&#8221; terang Imam Hanafi tentang peristiwa yang juga mengubah dirinya ini.&#8221;</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Hammad bin Abu Sulaim adalah seorang generasi tabi&#8217;in yang sangat terpandang. Ayahnya adalah seorang pembantu dari Abu Musa al Asy&#8217;ari, sahabat nabi. Sang guru sering mengajak Imam Hanafi pergi ke halaqah-halaqah para ulama yang mulia, para ahli fiqih, dan hakim-hakim yang adil. Dari mereka Imam Abu Hanifah bisa belajar langsung dari sumbernya.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Selain dikenal sebagai sosok ahli hadits dan ilmu agama, Imam Abu Hanifah juga dikenal sebagai seorang pembuat dan pedagang kain sutera bermutu tinggi. Karena itu, Imam Abu Hanifah termasuk salah satu ulama yang terbilang cukup kaya.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Selain terkenal sebagai ulama yang kaya dari imam empat mazhab, Imam Abu Hanifah juga termasuk salah seorang ulama yang berhadap-hadapan dengan penguasa. Pernah merasakan penjara, dicambuk, dan dihukum dera. Alasan Imam Abu Hanifah dihukum adalah sering kali karena sikap teguhnya memegang dan membela kebenaran. Fatwa tak boleh dipengaruhi oleh kekuasaan.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Pernah suatu hari seorang qadi di kota Kufah menjatuhkan hukum had dua kali pada seorang perempuan gila. Sebabnya, sang perempuan pernah memaki seorang lelaki yang dijumpainya di jalanan, “Hai anak dua pezina.”  Kalimat anak dua pezina itulah yang menyebabkan qadi kota Kufah menjatuhkan hukuman had sampai dua kali pada perempuan gila ini.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Imam Abu Hanifah yang mendengar peristiwa hukum ini segera memberikan respon. “Sang hakim telah melakukan kesalahan, enam jenis banyaknya,” ujar Imam Abu Hanifah.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Kesalahan pertama, sang hakim menjatuhkan hukuman pada seorang yang gila. Padahal orang gila tak bisa dikenai hukuman had. Kedua, hukuman had dilakukan di masjid. Padahal hukuman had tak boleh dilakukan di dalam masjid. Ketiga, perempuan gila ini dihukum sambil berdiri. Padahal perempuan seharusnya menerima hukuman had dalam posisi duduk. Keempat, dua kali hukuman had. Kalaupun memenuhi syarat, seharusnya hukuman had adalah satu kali. Kelima, hukuman ini dilaksanakan tanpa hadirnya dua orang yang disebut pezina. Keenam, dua hukuman had tak boleh dilaksanakan dalam waktu yang sama. Hukuman had yang satu boleh dilaksanakan setelah luka dari hukuman had pertama mengering.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Qadi Kufah yang merasa tak terima digugat keputusan hukumnya, mengadu pada walikota Kufah. Segera, setelah walikota mendapat pengaduan, ia melarang Imam Abu Hanifah untuk mengeluarkan fatwa.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Sesungguhnya tak ada kekhawatiran dalam diri Imam Abu Hanifah atas pelarangan fatwa. Satu-satunya yang membuatnya khawatir adalah hilangnya ilmu yang haq jika kondisi seperti ini terus menerus terjadi. “Andaikan tidak ada kekhawatiran akan hilangnya ilmu Allah, niscaya aku tidak akan berfatwa kepada siapa pun,” tandasnya.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Imam Abu Hanifah mengerti benar apa artinya umur. Karenanya ia memanfaatkan waktunya semaksimal mungkin, untuk mengejar ilmu dan mengajar ilmu. Kegiatan hariannya, bisa tergambarkan dari penuturan seorang muridnya. “Aku pernah datang ke masjid Abu Hanifah. Aku melihatnya memimpin shalat Subuh dan memimpin majelis sampai waktu Dhuha. Lalu menjelang Dzuhur, Abu Hanifah akan tidur sebentar. Setelah memimpin shalat Dzuhur, Abu Hanifah akan memimpin majelis sampai Ashar. Selepas shalat Ashar, ia kembali memimpin majelis sampai Maghrib. Selepas Maghrib Abu Hanifah memimpin majelis sampai Isya. Dan selepas shalat Isya, setelah orang-orang tenang beristirahat, Abu Hanifah akan datang kembali ke masjid dan mendirikan shalat sampai menjelang shalat Fajar.”</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Fitnah-fitnah besar mendatangi Imam Abu Hanifah di akhir-akhir hidupnya. Khalifah al Mansyur memberi jabatan sebagai qadi kota Baghdad kepada Imam Abu Hanifah, tapi ahli fiqih ini menolaknya. Karena ada beberapa hal yang tidak disetujui oleh Imam Abu Hanifah pada penguasa dari Bani Abasiyyah ini. Pada umur 70 tahun, Imam Abu Hanifah dijebloskan ke dalam penjara. Di penjara ini akhirnya Imam Abu Hanifah menghabiskan umurnya.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Di dalam penjara Imam Abu Hanifah mengkhatamkan al-Qur&#8217;an sebanyak 7000 kali. Imam Abu Hanifah meninggal pada tahun 150 Hijriyah, dalam keadaan sujud kepada Allah SWT. Di hari Imam Abu Hanifah meninggal  dunia, di belahan dunia yang lain lahir seorang bayi kecil yang kelak akan  dunia akan mengenalnya dengan sebutan Imam Syafi&#8217;i. Sebuah bukti, Allah akan menjaga ilmu yang haq dengan kebesaran-Nya.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Di hari kematiannya, Imam Abu Hanifah dishalatkan oleh enam imam dengan makmum yang berbeda, karena begitu besar jumlah jama&#8217;ah yang ingin mengucapkan salam perpisahan. Di Khaizuran, Baghdad, jasad Imam Abu Hanifah dikebumikan. Dan selama 20 hari, orang-orang yang mencintainya tak putus-putusnya mendirikan shalat ghaib untuknya.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-size:xx-small;"><strong>Disadur dari :</strong></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-size:xx-small;"><strong>Majalah Sabili. Special Edition. The Great Muslim Travelers. No.13 TH.XVI. 15 Januari 2009/18 Muharram 1430 </strong></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/belajarkomputersekarang.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/belajarkomputersekarang.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/belajarkomputersekarang.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/belajarkomputersekarang.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/belajarkomputersekarang.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/belajarkomputersekarang.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/belajarkomputersekarang.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/belajarkomputersekarang.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/belajarkomputersekarang.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/belajarkomputersekarang.wordpress.com/251/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarkomputersekarang.wordpress.com&blog=1958378&post=251&subd=belajarkomputersekarang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarkomputersekarang.wordpress.com/2009/01/04/serial-empat-imam-mazhab-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3b065f815fe95a7d7f177c08e6190592?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">panca</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://belajarkomputersekarang.files.wordpress.com/2009/01/90fa469e63b55480c94f1be070a57a12.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">90fa469e63b55480c94f1be070a57a12</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>